Berikut adalah rundown penjualan industri terbaru di Indonesia | Real Estate Asia
, Indonesia
117 views

Berikut adalah rundown penjualan industri terbaru di Indonesia

Penjualan tertinggi di atas 22 hektar berasal dari Karawang.

Pada triwulan I 2023, Indonesia menyaksikan total penyerapan lahan industri seluas 36,91 hektar. Menurut Colliers, Karawang menyumbang penjualan tertinggi dengan 22,08 hektare, disusul Bekasi dengan total serapan lahan 14,10 hektare.

Khususnya, Karawang New Industrial City (KNIC) mengalami penjualan terbesar, karena sebuah perusahaan manufaktur Korea membeli 12,9 hektar di area tersebut.

Lebih lanjut dari Colliers:

Selain itu, Karawang International Industrial City (KIIC) melaporkan penjualan signifikan seluas 6,48 hektar, yang terdiri dari dua transaksi: perusahaan pengemasan mengakuisisi 1,6 hektar dan perusahaan farmasi membeli 4,88 hektar. Area Suryacipta dijual seluas 1 hektar, dibagi antara perusahaan bahan bangunan asal Cina (6.500 m2) dan perusahaan baja lokal (3.500 m2). Perusahaan Korea lainnya di sektor energi terbarukan mengamankan 1,5 hektar lahan di Artha Industrial Hill.

Kawasan Greenland International Industrial City (GIIC) di Kabupaten Bekasi mempertahankan kinerja penjualan yang kuat, menarik perusahaan-perusahaan yang terutama bergerak di pusat data. Selama kuartal ini, dua perusahaan pusat data memperoleh total 11,8 hektar (di dua bidang tanah). Lebih lanjut, Bekasi Fajar konsisten membukukan transaksi meski dalam jumlah yang lebih kecil.

Sebuah perusahaan logistik lokal membeli 1,5 hektar, sementara entitas industri terkait otomotif memperoleh lahan seluas 3.000 m2. Terakhir, area Jababeka di Bekasi melaporkan penjualan yang relatif kecil, dengan sebuah perusahaan manufaktur lokal mengakuisisi sekitar 5.000 m2 tanah.

Di Tangerang, penjualan tanah masih relatif kecil, terutama melalui Griya Idola yang fokus pada penjualan kavling dan bangunan industri. Dua transaksi terjadi, dengan total luas tanah sekitar 0,1 hektar, disertai dengan bangunan masing-masing berukuran 225 m2 dan 320 m2.

Serang, kali ini hanya melaporkan penjualan lahan kecil di dua wilayah: KIEC dan Modern Cikande. Sebuah perusahaan fabrikasi mengakuisisi sebidang tanah seluas sekitar 5.000 m2 di KIEC, sedangkan Modern Cikande mencatatkan penjualan seluas 1.215 hektar kepada sebuah perusahaan kimia.

Perusahaan global rela sewa gedung kantor yang masih dalam tahap pembangunan demi bertahan di Singapura

Tidak ada pasokan Grade A CBD baru hingga 2028, paksa penyewa sewa ruang 18 bulan lebih awal.

Rumah bekas bersubsidi tarik minat pembeli apartemen swasta

Kebijakan ini mendongkrak turnover dengan mempercepat realisasi permintaan, bukan menaikkan volume dalam jangka panjang.

Smart buildings hadapi ancaman siber yang kian meningkat

Kontrol akses di sekitar infrastruktur kritis masih lemah.

Pelonggaran sewa tarik kembali peritel ke jalanan Hong Kong

Toko di lantai dasar menawarkan visibilitas lebih tinggi bagi peritel makanan dan kebutuhan sehari-hari.

Mazari bidik pembeli untuk tinggal jangka panjang seiring pasar Bali kian matang

Pengembang tersebut menyebut permintaan bergeser melampaui investor sewa.

Lyvin Properties bertaruh pada kemewahan berkepadatan rendah di Bukit Selatan, Bali

Ruang, privasi, dan kualitas lingkungan kini menjadi pendorong utama permintaan.

MQDC melihat meningkatnya minat investor terhadap hunian mewah ramah lingkungan

The Forestias di Bangkok menghadirkan berbagai fasilitas dalam satu tata ruang terpusat.

Berikut Ini adalah 3 kelompok ekspatriat yang menggerakkan pasar sewa residensial Hong Kong

Cari tahu ekspatriat mana yang memiliki anggaran terbesar untuk sewa bulanan.

Negara mana yang memimpin investasi hotel di Asia Pasifik pada paruh pertama 2025

Lebih dari 80% dari total investasi hotel senilai US$4,7 miliar di kawasan ini hanya berasal dari lima negara.

Rumah tangga yang makin kecil memicu krisis perumahan di Asia-Pasifik

Pembangunan yang lebih cepat dan perluasan pasar sewa bisa menjadi solusi untuk masalah ini.