Pasar ritel Jakarta kini mendukung para pemilik gedung berkat aktivitas mal yang telah pulih | Real Estate Asia
, Indonesia
284 views

Pasar ritel Jakarta kini mendukung para pemilik gedung berkat aktivitas mal yang telah pulih

Beberapa pemilik gedung sedang mengevaluasi kombinasi penyewaan untuk mengoptimalkan ruang yang tersedia.

Pada Q3 2023, Colliers mengatakan tarif sewa rata-rata di Jakarta tetap stabil, tanpa adanya mal baru yang selesai dibangun, dengan tercatat  masing-masing sebesar IDR563.428 dan IDR382.764. Penyelesaian mal belanja yang masih dalam tahap konstruksi saat ini dapat mengubah tarif sewa dasar pada akhir 2023.

Berikut lebih lanjut dari Colliers:

Dengan pulihnya aktivitas mal, para pemilik gedung kembali mengambil posisi kuat dalam negosiasi, mengingat traffic pengunjung mal telah kembali ke tingkat yang diharapkan. Pemilik mal memprioritaskan pengamatan terhadap tren terkini dan peningkatan brand internasional untuk memberikan hal baru ke dalam mal mereka. Namun, negosiasi harus dilakukan dengan hati-hati untuk memastikan kesepakatan tercapai dan ruang kosong terisi.

Beberapa pemilik gedung juga sedang mengevaluasi kombinasi penyewaan mereka untuk mengoptimalkan alokasi ruang yang tersedia. Konsep konvensional dari peritel besar, seperti hypermarket dan department store,secara perlahan berkembang dan menjadi kurang diminati. Perubahan ini memberikan kesempatan untuk memperkenalkan lebih banyak toko spesialis, yang dapat memaksimalkan pendapatan sewa. Selain itu, optimasi lokasi dapat dicapai dengan menarik penyewa yang tidak memerlukan ruang besar, yang dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan pemilik mal.

 

 

 

Biaya layanan juga tetap stabil baik di Jakarta maupun Jabodetabek, dengan masing-masing IDR153.519 dan IDR118.992. Untuk membatasi biaya operasional, beberapa pemilik gedung memperkenalkan fasilitas baru ke dalam mal mereka, seperti stasiun pengisian kendaraan listrik. Lonjakan signifikan jumlah pengguna kendaraan listrik (EV) di area Jakarta dan sekitarnya mendorong para pemilik gedung untuk menyediakan fasilitas ini demi mendukung demografi yang berkembang.

Perusahaan global rela sewa gedung kantor yang masih dalam tahap pembangunan demi bertahan di Singapura

Tidak ada pasokan Grade A CBD baru hingga 2028, paksa penyewa sewa ruang 18 bulan lebih awal.

Rumah bekas bersubsidi tarik minat pembeli apartemen swasta

Kebijakan ini mendongkrak turnover dengan mempercepat realisasi permintaan, bukan menaikkan volume dalam jangka panjang.

Smart buildings hadapi ancaman siber yang kian meningkat

Kontrol akses di sekitar infrastruktur kritis masih lemah.

Pelonggaran sewa tarik kembali peritel ke jalanan Hong Kong

Toko di lantai dasar menawarkan visibilitas lebih tinggi bagi peritel makanan dan kebutuhan sehari-hari.

Mazari bidik pembeli untuk tinggal jangka panjang seiring pasar Bali kian matang

Pengembang tersebut menyebut permintaan bergeser melampaui investor sewa.

Lyvin Properties bertaruh pada kemewahan berkepadatan rendah di Bukit Selatan, Bali

Ruang, privasi, dan kualitas lingkungan kini menjadi pendorong utama permintaan.

MQDC melihat meningkatnya minat investor terhadap hunian mewah ramah lingkungan

The Forestias di Bangkok menghadirkan berbagai fasilitas dalam satu tata ruang terpusat.

Berikut Ini adalah 3 kelompok ekspatriat yang menggerakkan pasar sewa residensial Hong Kong

Cari tahu ekspatriat mana yang memiliki anggaran terbesar untuk sewa bulanan.

Negara mana yang memimpin investasi hotel di Asia Pasifik pada paruh pertama 2025

Lebih dari 80% dari total investasi hotel senilai US$4,7 miliar di kawasan ini hanya berasal dari lima negara.

Rumah tangga yang makin kecil memicu krisis perumahan di Asia-Pasifik

Pembangunan yang lebih cepat dan perluasan pasar sewa bisa menjadi solusi untuk masalah ini.