Permintaan residensial di Jakarta akan tetap terbatas dalam 12 bulan ke depan | Real Estate Asia
, Indonesia
233 views

Permintaan residensial di Jakarta akan tetap terbatas dalam 12 bulan ke depan

Service apartment baru diharapkan selesai pada 2024.

Laporan JLL di Jakarta menyatakan ada kemungkinan peluncuran baru untuk proyek kondominium kelas atas pada 1Q24.

Namun, keputusan untuk meluncurkan diperkirakan akan dipengaruhi oleh kondisi pasar, terutama karena ini adalah tahun politik bagi Indonesia. Permintaan kemungkinan akan tetap terbatas selama 12 bulan ke depan.

Lebih lanjut dari JLL:

Pada 2024, pasar diperkirakan akan melihat penambahan baru untuk pasokan service apartment di Jakarta Pusat. Dua proyek yang menonjol, yaitu Ascott Menteng Jakarta dan Parkroyal Serviced Suites, yang diharapkan akan membawa lebih dari 300 unit baru ke pasar.

Permintaan kondominium melambat

Pada 4Q23, penjualan kondominium melemah akibat tidak adanya peluncuran baru, pembeli menunda transaksi selama musim liburan, dan kewaspadaan tambahan terkait pemilihan presiden. Namun, perlu dicatat bahwa total penjualan tahunan untuk 2023 masih menunjukkan peningkatan dibandingkan dengan 2022.

Pasar apartemen servis mengalami penurunan tingkat kekosongan selama kuartal ini, dibandingkan dengan 3Q23. Permintaan pada 4Q23 terutama didorong oleh pengunjung lokal yang mencari tempat tinggal selama liburan panjang untuk periode jangka pendek.

Peluncuran dan penyelesaian proyek baru tetap terbatas pada 2023

Selama kuartal ini, tidak ada kondominium utama baru yang diluncurkan atau diselesaikan. Pada 2023, pasar hanya menyaksikan dua proyek baru: Adriya Residence dan Two Senopati. Selain itu, dua proyek, yaitu 57 Promenade dan The Stature Jakarta, selesai pada paruh pertama 2023.

Sebanyak 306 unit apartemen servis baru selesai pada 2023, berasal dari tiga proyek berbeda. Dua proyek ini berada di Jakarta Selatan, yaitu Ashta Residence dan Citadines Gatot Subroto. Proyek ketiga, The Grand Mansion Menteng, berlokasi di pusat Jakarta.

Pertumbuhan sewa untuk service apartment  melebihi tahun sebelumnya

Meskipun permintaan lebih rendah, harga untuk kondominium kelas atas mengalami sedikit peningkatan. Kenaikan harga ini terutama didorong oleh proyek-proyek baru yang diluncurkan di pasar. Sementara itu, kemajuan konstruksi pada proyek yang sedang berlangsung tetap konsisten karena pengembangan yang selesai menarik minat lebih dari calon pembeli.

Pengenalan service apartment baru ke pasar berdampak pada sewa, menyebabkan peningkatan keseluruhan sebesar 4,25% y-o-y dalam sewa rata-rata per meter persegi pada akhir 2023.

 

Note: Jakarta Residential refers to Jakarta's luxury condominium and serviced apartment markets.

Perusahaan global rela sewa gedung kantor yang masih dalam tahap pembangunan demi bertahan di Singapura

Tidak ada pasokan Grade A CBD baru hingga 2028, paksa penyewa sewa ruang 18 bulan lebih awal.

Rumah bekas bersubsidi tarik minat pembeli apartemen swasta

Kebijakan ini mendongkrak turnover dengan mempercepat realisasi permintaan, bukan menaikkan volume dalam jangka panjang.

Smart buildings hadapi ancaman siber yang kian meningkat

Kontrol akses di sekitar infrastruktur kritis masih lemah.

Pelonggaran sewa tarik kembali peritel ke jalanan Hong Kong

Toko di lantai dasar menawarkan visibilitas lebih tinggi bagi peritel makanan dan kebutuhan sehari-hari.

Mazari bidik pembeli untuk tinggal jangka panjang seiring pasar Bali kian matang

Pengembang tersebut menyebut permintaan bergeser melampaui investor sewa.

Lyvin Properties bertaruh pada kemewahan berkepadatan rendah di Bukit Selatan, Bali

Ruang, privasi, dan kualitas lingkungan kini menjadi pendorong utama permintaan.

MQDC melihat meningkatnya minat investor terhadap hunian mewah ramah lingkungan

The Forestias di Bangkok menghadirkan berbagai fasilitas dalam satu tata ruang terpusat.

Berikut Ini adalah 3 kelompok ekspatriat yang menggerakkan pasar sewa residensial Hong Kong

Cari tahu ekspatriat mana yang memiliki anggaran terbesar untuk sewa bulanan.

Negara mana yang memimpin investasi hotel di Asia Pasifik pada paruh pertama 2025

Lebih dari 80% dari total investasi hotel senilai US$4,7 miliar di kawasan ini hanya berasal dari lima negara.

Rumah tangga yang makin kecil memicu krisis perumahan di Asia-Pasifik

Pembangunan yang lebih cepat dan perluasan pasar sewa bisa menjadi solusi untuk masalah ini.