Semua yang perlu Anda ketahui tentang pasar pusat data di Indonesia | Realestate Asia
, Indonesia

Semua yang perlu Anda ketahui tentang pasar pusat data di Indonesia

Jabodetabek merupakan pasar utama di negara ini dengan kapasitas lebih dari 70 MW pada tahun 2020.

Menurut JLL, dalam tiga tahun terakhir, pemain utama pusat data lokal dan internasional, dari developer dan investor hingga end-user, secara bertahap memasuki pasar Indonesia, tertarik oleh potensi sosial ekonomi negara tersebut.

“Peningkatan adopsi layanan berbasis cloud juga mendorong permintaan untuk pusat data karena Indonesia adalah rumah bagi banyak startup, termasuk Gojek, Tokopedia, dan Traveloka. Ekosistem yang kuat ini menarik pemain cloud global, seperti Alibaba Cloud, Google Cloud Platform, Amazon Web Service, Microsoft Azure dan, yang terbaru, Tencent Cloud karena mereka telah meluncurkan fasilitas pusat data mereka di Indonesia.”

JLL mengatakan baik operator-operator lokal maupun asing dan para developer, seperti DCI Indonesia, Telkom Indonesia, NTT, STT GDC, Keppel DC dan Princeton Digital Group, juga telah membangun fasilitas pusat data mereka di negara ini.

Informasi lebih banyak dari JLL:

Jabodetabek dipandang sebagai pasar utama di Indonesia, terutama wilayah Cikarang dan Karawang. Pada 2020, Jabodetabek memiliki kapasitas pusat data lebih dari 70 MW*. Hal ini artinya bahwa pasar pusat data di Indonesia masih pada tahap yang baru lahir; karenanya, kurang terlayani - terutama jika dibandingkan dengan pasar serupa seperti India yang memiliki 447 MW **.

Meskipun demikian, sektor ini diperkirakan akan tumbuh dan berkembang pesat seperti di banyak pasar lain di kawasan ini dan secara global. Respons cepat ini didukung oleh potensi Indonesia, seperti:

• Pada 2020, Indonesia memiliki 200 juta pengguna internet dan 170 juta pengguna media sosial; salah satu pasar online terbesar di dunia dengan 1,25 ponsel per kapita. 

• Pengguna pembayaran digital dan nilai transaksi di Indonesia masing-masing diperkirakan akan tumbuh sebesar 60% dan 100%, dalam lima tahun ke depan.

• Pendapatan cloud diperkirakan akan berlipat tiga selama lima tahun ke depan.

• Hingga taraf tertentu, lisensi 5G baru-baru ini dikeluarkan untuk beberapa operator dan akan ada lebih banyak yang harus diikuti.

Dengan pemerintah meningkatkan infrastruktur negara melalui sumber daya yang andal dan serat optik untuk konektivitas jaringan yang lebih baik, lebih banyak fasilitas pusat data diharapkan terwujud di dalam dan di luar wilayah Jabodetabek.

Ketika populasi sedang beralih ke dunia digital baru, industri pusat data Indonesia akan tetap ada dan akan melihat pertumbuhan yang jauh lebih kuat di tahun-tahun mendatang.

Baca laporan lengkapnya di sini.

*Structure Research

** JLL; https://www.us.jll.com/en/trends-and-insights/research/data-center-outlook

 

Follow the link for more news on

Destination Office menandai kembalinya bekerja normal

Kantor baru Cushman & Wakefield seluas 11.

Pasar pusat data Indonesia akan mencapai US$3,07 miliar pada tahun 2026

Kota-kota lain selain Jakarta menarik perhatian investor.

Siapa penyewa paling aktif di pasar properti utama Jakarta?

Mal-Mal utama melihat lebih dari dua penyewa jenis  ini di kuartal tahun ini.

Siapa yang diuntungkan dari langkah-langkah pendinginan sektor real estat Singapura dan bagaimana?

Setelah pengenaan ABSD yang lebih tinggi, penjualan investasi properti residensial turun menjadi 33,4%.

Sewa kantor di Jakarta turun 2,8% di Q1

Harga sewa diperkirakan akan terus menurun hingga di akhir tahun ini.

Tren utama di pasar ruang kantor fleksibel Jakarta

Kantor flex menyumbang 5,2% dari total ruang di Sudirman CBD pada Q1.

Penerimaan bersih kantor non-CBD Indonesia melonjak sebesar 85% di Q1

Tetapi sektor perumahan negara ini memimpin pertumbuhan di pasar properti.

Langkah-langkah ‘pendinginan’ prospek pasar perumahan Singapura yang suram

Transaksi perumahan pribadi dapat turun hingga 29% YoY pada 2022.

KPMG: Pengembang Singapura dapat mengalihkan fokus ke bidang tanah yang lebih kecil dengan perubahan pajak baru-baru ini

Pemerintah menaikkan bea materai untuk pembeli properti sebesar 5-15 poin persentase.